Generasi milenial dikenal karena pendekatan hidup mereka yang inovatif dan berpikiran maju, dan sikap ini juga meluas ke kebiasaan finansial mereka. Salah satu tren yang mulai populer di kalangan generasi ini adalah praktik penggunaan susu sebagai cara untuk menabung dan menginvestasikan uang.
Susu, yang berasal dari Afrika dan Karibia, adalah sistem simpan pinjam tradisional di mana sekelompok individu mengumpulkan uang mereka secara teratur. Setiap anggota kelompok susu menyumbangkan sejumlah uang ke dalam pot, dan satu anggota menerima jumlah total yang dikumpulkan setiap kali. Rotasi ini berlanjut hingga masing-masing anggota menerima bagiannya.
Daya tarik susu bagi kaum milenial terletak pada kesederhanaan dan aksesibilitasnya. Dengan meningkatnya biaya hidup dan upah yang stagnan, banyak generasi muda kesulitan untuk menabung dan membangun kekayaan. Susu memberikan cara yang mudah dan efektif untuk menabung tanpa harus bergantung pada sistem perbankan tradisional atau sarana investasi.
Selain itu, susu menumbuhkan rasa kebersamaan dan akuntabilitas di antara para pesertanya. Dengan bergabung dalam susu group, generasi milenial dapat saling mendukung dalam mencapai tujuan finansial mereka dan menciptakan jaringan individu tepercaya yang dapat diandalkan pada saat dibutuhkan.
Alasan lain mengapa generasi milenial menyukai susu adalah fleksibilitasnya. Tidak seperti rekening tabungan atau portofolio investasi tradisional, susu memungkinkan individu mengakses uang mereka dengan cepat dan mudah, menjadikannya pilihan yang nyaman bagi mereka yang mungkin membutuhkan dana dalam keadaan darurat atau untuk pembelian besar.
Selain itu, susu adalah cara yang berisiko rendah untuk menginvestasikan uang dan mendapatkan keuntungan. Dengan berpartisipasi dalam kelompok susu, generasi milenial dapat memperoleh manfaat dari kekuatan kolektif kelompok tersebut dan menerima sejumlah uang yang dapat mereka gunakan untuk berinvestasi di masa depan, baik untuk memulai bisnis, membeli rumah, atau melanjutkan pendidikan.
Kesimpulannya, generasi milenial beralih ke susu sebagai cara untuk menabung dan menginvestasikan uang karena kesederhanaan, aksesibilitas, aspek pembangunan komunitas, fleksibilitas, dan potensi pertumbuhan finansial. Dengan menerapkan praktik tradisional ini, generasi muda dapat mengendalikan masa depan keuangan mereka dan menemukan cara baru untuk membangun kekayaan dan mencapai tujuan mereka.
